Home » » Tentang Perencanaan Investasi

Tentang Perencanaan Investasi

Dalam Merencanakan investasi dana yang kita miliki, bukanlah sebuah perkara yang mudah bagi sebagian orang. Mengapa ? Jangankan untuk memulai berinvestasi, mendengar kata investasi saja mungkin sudah alergi. Dalam beberapa bulan yang lalu, kita pernah mendengar sebuah berita yang mengenai hilangnya dana para nasabah disebuah Bank swasta, pembobolan rekening dan investasi bodong marak diberitakan dibeberapa media, sehingga membuat kita takut untuk melakukan investasi.

Ditambah dengan banyaknya para nasabah yang mengalami kerugian dalam berinvestasi, yang mana tidak terlepas dari akibat praktek yang tidak terpuji para oknum praktisi keuangan.

Dengan kejadian seperti yang telah saya jelaskan diatas, apakah lantas kita langsung memutuskan untuk tidak perlu berinvestasi ? Saya rasa kita tidak perlu untuk melakukan rasa takut yang berlebihan... kenapa begitu....

Karena di dunia ini tidak ada sesuatu hal yang bebas dari sebuah resiko, dan tidak ada suatu kondisi yang mana akan selalu sesuai dengan harapan dan keinginan yang kita miliki. Mungkin anda akan berkata, terus bagaimana caranya... dan apa yang harus kita lakukan....? Jawabannya hanya : Tetaplah Berinvestasi.

Melakukan Perencanaan Investasi
Investasi itu sebetulnya dapat direncanakan dan memang harus direncanakan. Dalam proses perencanaan investasi yang menjadi titik awal dimana investasi anda akan berujung pada suatu keberhasilan atau kegagalan.

Perencanaan investasi adalah suatu proses bagaimana anda mengakumulasikan aset dan pendapatan rutin yang anda miliki saat ini untuk mempersiapkan kebutuhan dana yang akan terjadi di masa depan.
Sebetulnya apa saja kebutuhan dana masa depan kita ? Pendidikan sekolah anak, pada saat sang anak akan melanjutkan kejenjang universitas, persiapan dana pensiun anda, pernikahan putra-putri anda serta kewajiban finansial lain yang akan timbul di masa depan, itulah hal-hal yang menjadi kebutuhan di masa depan anda.

Apabila melihat kewajiban finansial dimasa depan sudah pasti akan terjadi, kita tidak dapat menolak ataupun menghindar. Pertanyaan selanjutnya adalah : Apakah Berinvestasi Merupakan Pilihan Terbaik ?  Ya, sepanjang anda melakukan sebuah perencanaan yang tepat, maka investasi merupakan pilihan terbaik untuk kita lakukan.

Berikut tips yang dapat saya bagikan kepada anda mengenai Investasi :
  1. Menentukan Tujuan Berinvestasi : Apakah dana yang akan kita investasikan hanya untuk sebuah keamanan (safety), atau untuk mendapatkan pendapatan secara rutin (routine cash flow), atau anda hanya mengharapkan adanya perkembangan dana (growth).  Apabila anda sudah menentukan mana yang anda pilih maka investasi anda akan berjalan sesuai dengan pilihan yang telah anda tentukan.  Banyak orang pada saat berinvestasi,  tidak mengetahui secara jelas maksud dan tujuannya untuk apa. Namun pada umumnya mereka melakukan berinvestasi hanya karena melihat atau mendengar temannya mendapat untung secara dadakan hingga kemudian mencoba untuk ikut-ikutan. Eh,, ketika ikutan bukannya untung malah buntung.
  2. Menenntukan kapan dana investasi tersebut akan anda gunakan : Sudah semestinya anda tahu persis kapan dana anda akan dibutuhkan, serta berapa nilainya dan untuk keperluan apa. Apabila anda sudah mengetahui secara detil mengenai kapan dana akan anda butuhkan maka proses memilih sebuah kendaraan investasi yang sesuai dengan tujuan tersebut akan lebih mudah. Secara umum produk investasi sudah dibagi berdasarkan jangka waktunya masing-masing, antara lain Jangka pendek (1-2 Tahun), Jangka Menengah (2-5 Tahun ) dan Jangka Panjang ( > 5 Tahun).
  3. Mengenali Resiko Investasi : Pada setiap program Investasi pastinya mengandung resiko dan tidak ada investasi yang bebas dari segala resiko. Namun anda harus ingat dibalik setiap resiko pasti ada keuntungan. Resiko dan keuntungan berjalan secara beriringan. Resiko tinggi pasti memiliki keuntungan tinggi begitu pula sebaliknya. Namun apabila anda pernah ditawari produk investasi yang tidak memiliki resiko namun memiliki keuntungan tinggi, maka terdapat dua hal yang perluuntuk  kita simpulkan :  “Penjual tersebut penipu,  atau penjual tersebut bodoh”
  4. Menentukan besarnya dana yang akan diinvestasikan : Mengapa hal ini menjadi sangat penting ? karena terdapat beberapa pilihan dalam berinvestasi, dan biasanya memiliki syarat minimal penempatan investasi. Oleh sebab itu anda harus mengetahui berapa jumlah dana yang akan anda investasikan.  Gunanya agar anda dapat menentukan apakah anda akan berinvestasi secara sekaligus (lump sum), atau rutin setiap bulan.  Ini ada kaitannya dengan metode investasi.  Kedua metode tersebut sama baiknya, namun dari beberapa literatur investasi didapatkan bahwa semakin sering anda berinvestasi maka semakin efisien hasil dari investasi anda.
  5. Buat daftar pilihan Media investasi : Media atau instrument investasi di pasaran banyak sekali. Mulai dari Obligasi, Saham, Reksa Dana , ETF (Exchange Traded Fund), komoditi dan option. Banyak orang mulai pertama kali hanya berinvestasi karena mereka ditawari oleh orang terdekat maupun kenalan dekat yang memang tidak mengetahui lagi jenis-jenis  investasi lainnya. Sehingga ketika berinvestasi merugi, orang tersebut menjadi trauma. Dan sudah sepantasnya anda melakukan riset terlebih dahulu mengenai produk yang ada dipasaran, kemudian pelajari karakter dari setiap produk. Lalu tentukan mana yang menurut anda yang paling cocok dan sesuai dengan karakter serta tujuan investasi anda.
  6. Implementasi : Jika anda sudah berencana dan sudah tahu investasi mana yang akan anda pilih, pastinya dana tersebut sudah anda persiapkan. Saatnya untuk mengubah dari rencana menjadi aksi/implementasi. Dari sekian banyak orang yang pintar dalam berencana namun tidak pernah mengimplementasikan rencana tersebut. Bagaimana dengan anda apabila akan sampai ke tujuan kalo anda tidak mulai berjalan. Apabila anda sudah merencanakan dengan baik. Kemudian rencana sudah dibuat sebaik mungkin maka implementasi akan berjalan sesuai dengan apa yang anda harapkan.
  7. Selalu Monitor dan Evaluasi dana Investasi : Memonitor  investasi berguna untuk mengetahui tindakan apa yang musti dilakukan apabila rencana dan implementasi yang anda lakukan ternyata melenceng jauh. Anda akan menjadi pengambil keputusan utama mengenai tindakan apa yang harus dilakukan. Jangan hanya mengandalkan informasi dari orang lain atau advisor anda. Kejadian memilukan yang baru saja terjadi mengenai hilangnya dana nasabah hingga miliaran rupiah adalah karena investor terlalu percaya penuh dan tidak memonitor secara rutin dananya.
Realitasnya dalam berinvestasi memang tidak semudah membalikan telapak tangan.. Perlu terus belajar dan tidak mudah menyerah ketika kita tersandung. Dunia Investasi akan terus berkembang dan akan sangat dinamis, dimana peluang investasi pastinya akan terus berdatangan kepada anda. Dari langkah-langkah diatas mudah-mudahan bisa dijadikan acuan pertama ketika anda ingn berinvestasi.
Sumber

0 comments:

Post a Comment