Download Film Tutur Tinular 27 Episode
Berikut ini salah satu penolakan keras dari komunitas pecinta Sandiwara Radio Tutur Tinular yang telah dikirimkan ke KPI :
Kpd Yth;
Komisi Penyiaran Indonesia
Indosiar
Gentabuana
Salam Hormat,
Oleh karena TUTUR TINULAR adalah sebuah karya sastra yang bermuatan fakta-fakta sejarah milik bangsa ini, Negeri ini, dan karena TUTUR TINULAR adalah juga jembatan untuk mengisahkan kembali para pejuang Majapahit sebagai bagian dari cikal bakal terbentuknya negeri yang bernama INDONESIA.
Maka dengan ini, Kami sebagai penggemar setia Tutur Tinular karya Bpk S. Tidjab dari mulai Sandiwara radionya, Filmnya 1989, hingga serialnya 1997 (Gentabuana). Merasa keberatan dan menyampaikan protes terhadap penayangan Sinetron Tutur Tinular versi 2011 yang melenceng jauh dari cerita naskah asli sandiwara radio, film, maupun serial yang mendahuluinya.
Beberapa fokus perhatian kami terhadap Tutur Tinular versi 2011 meliputi:
1. Munculnya tokoh yang sangat mendominasi melebihi karakter utama yang sebenarnya tidak ada dalam cerita tutur tinular (ex: Respati, biakta, laksmi dll) bahkan mengambil dr tokoh cerita lain (ex Krishna dan khamsa dr tokoh mahabharata, Pangeran Bentar dr cerita saur sepuh, Pahlawan bertopeng dr kartun sinchan dll) sehingga menyebabkan kerancuan cerita bahkan bs menimbulkan pelecehan dan penghinaan pihak lain.
2. Melencengnya cerita dari alur sejarah, sehingga berpotensi menyesatkan generasi muda terhadap pemahaman sejarah Nusantara.
3. Penggunaan dialog dan bahasa gaul (ex Elo, Gue, Cowok) yang tidak mencerminkan budaya bahasa era Singhasari dan Majapahit.
4. Pemilihan kostum yang tidak sesuai dengan latar cerita (era Singhasari & Majapahit), bahkan terkesan lebih mirip kostum budaya lain, sehingga dikhawatirkan mengaburkan persepsi budaya penonton.
5. Penggunaan musik pop/dangdut yang tidak sesuai dengan era kerajaan Hindu-Budha Nusantara saat itu.
6. penggunaan properti, setting dan tempat yang tidak mencerminkan keadaan saat itu. (contoh: bata yang berwarna pink, jalan terkadang sdh terlihat di aspal, beberapa kali terlihat tower pemancar telepon selular, dll)
7. Sering munculnya adegan yang tidak pantas di tonton oleh anak-anak. ( tgl 14-11-2011), ada Potongan adegan yang memperlihatkan Byakta yg sedang mencium bagian belakang leher Dewi Sambi yg merupakan titik rangsangan seks wanita, dan Dewi Sambi jg seperti sedang menikmati sambil memeluki tubuh Byakta)
Demikian kami sampaikan protes dan pernyataan sikap ini, mohon segera dilakukan tindakan.
Atas perhatiannya kami sampaikan banyak terimaksih.
Spoiler for PICT PERBEDAAN TUTUR TINULAR VERSI 2011 DAN 1997:
Quote:
| Kostum v.2011 Lebih mirip kostum jaman kesultanan, era Belanda ![]() Kostum v.1997 Lebih sesuai aslinya. |
Quote:
Raden Wijaya v.2011![]() Raden Wijaya v.1997 |
Spoiler for ARYA KAMANDANU:
VERSI.2011, Pemuda Desa bernama Arya Kamandanu bersama para gadisnya
Perhatikan aksesoris mahal yg mengaburkan persepsi sejarah.

VERSI.1997, Pemuda desa bernama Arya Kamandanu bersama gadis Mongolia bernama Mei Shin.

Lebih natural dan bermutu.

Spoiler for SERING MUNCUL ADEGAN YG TIDAK PANTAS DITONTON ANAK2:
BEBERAPA ADEGAN YG SEBAIKNYA TIDAK DITONTON ANAK2 YANG INGIN BELAJAR SEJARAH...




Spoiler for Tokoh Tambahan Yg Dibajak Dari Karya Cerita Lain:
Mak Lampir
Krishna Dari Kisah Mahabharata

Ane sendiri walaupun bukan Hindu, tapi tetep sakit hati melihat tokoh yang dipuja Umat Hindu dijadikan seperti mainan begini, pake adegan2 konyol segala. Karena ane juga pengagum kisah Mahabharata.
Referensi.
Quote:
Link Download Sandiwara Radio Tutur Tinular :http://www.facebook.com/pages/Sandiw...88324207856504
Link Grup Penggemar Sandiwara Radio Tutur Tinular & Mahkota Mayangkara :
http://www.facebook.com/groups/121597337946290/
Link Facebook Tutur Tinular 2011, penuh dengan hujatan masyarakat :
http://www.facebook.com/pages/TUTUR-...76345845710607
Source Kaskus.us






benar. Saya setuju. Bagus anda berani menyampaikan kritik.
BalasHapusKritik seperti ini sangat perlu.
Sy jg sgt kecewa dg TT 2011, Aneh, dan anehnya lg ratingnya sgt tinggi pdhl ceritanya ngawur. Kalo gini terus film yg ngawur ini akan terus dipertahankan & tambah ngawur.
Bg stasiun tv, rating adl segalanya! Walau komen apapun kalo ratingy sgt tinggi stasiun tv tak akan menggubrisnya. .
Betapa senangnya Indosiar saat mengetahui TT 2011 ini ada pd rating 1, mengalahkan ultah trans, diatas ovj dan BBB sinet RCTI,
bener g' sih ratingnya?
Kenapa acara kyk gini bs diminati,
payyaaah! !
00
Penggemar setia "Tutur Tinular" cuma bisa berkata "Lho, lho, lho, lho..!" melihat cerita TT versi 2011 yang rancu. Zaman boleh berubah, tapi nilai-nilai sejarah dan peradaban mestinya tetap dijaga. Ha ha..
BalasHapusbtul bokikot aja..aku trus terang g SUKA ..Knapa sih indosiar nayangin tutur tinular ampuradul ini bahaya latin BOIKOT AJA
HapusHajar saja!!!
BalasHapussebaiknya dikembalikan ke pakem ceritanya, tidak sekadar komersial saja yang ditonjolkan, namun nilai edukasi, sejarah juga perlu dikedepankan. Kalo ratingnya tinggi, apakah ini pertanda bahwa yang melenceng-melenceng lebih disukai --> fenomena postmodern atau masyarakatnya memang sudah 'sakit'
BalasHapusKayak.nya sutradara + Yang bersangkutan pada Film "Tutur Tinular vers.2011" ini pada gk tau jalan critanya -____- .
BalasHapusHuh .. dah tau tutur tinular filmnya Melenceng Banget dari alur sebenere gt masih banyak diminati ! Zzzz (Payah Banget dah yg Nonton)
BOIKOT FILM "TUTUR TINULAR VERS.2011"
FILM Gak Bermoral . Jalan ceritae Ngawur . Zzz
Parah dah . setuju deh kalo Film ini gk Ditayangin Di TV . -___- Saya Sebagai Pelajar KECEWA BERAT PADA Film yg menayangkan ini
kecewa bnget gua ma serial film "TUTUR TINULAR VERS.2011".. ceritanya ga karuan alias sangat ngawur, yg seharusnya cerita ini mendidik ee mlah menjadi sangat menyesatkan..
BalasHapussejarah yg seharusnya di ceritakan sesuai dengan keadaan yg sebenarnya.. mlah dimodifikasi.. ehh yg nonton mlah banyak.. shingga serial "TUTUR TINULAR VERS.2011" dapat reting tinggi..
kapan pinternya bangsa indonesia tercintaku klau begini..
saya tidak mengerti apakah yang benar itu alur cerita tutur tinular 1997 atau 2011. mohon yang mengerti dapat memberikan penjelasan. tks
BalasHapussebagai penganggum mojopahit dan sebagai putra putri mojopahit saya tidak setuju sekali pembelokan fakta yang dibuat seperti permainan dan sangat tidak bermutu. lihat pakain Rajasajayawardahana alias Raden Wijaya sama sekali tidak berwibawa. kami putra putri mojopahit merasa menyesal karena versi 2011 ini bisa membahayakan generasi muda tentang historis yang sesungguhnya. minimal samakan dengan kitab kitab yanga ada negarakertagama dan pararaton atau kitab babad tanah jawi biar gak ndliwar dan kita tidak mengganggap tayangan tidak Bermutu. mohon maaf tayangan anda tidak sama sekali bermutu. luruskan sejarah. putra putri mojopahit yang masih ada
BalasHapusinilah potret perubahan jaman yang modern tanpa rasa menghormati dan menghargai sejarah bangsa sendiri
BalasHapusBagaimana bisa maju jika kebudayaan yang seharusnya dilestarikan, justru disimpangkan
jancuk
BalasHapuslok bgìni jgn pake judul tutur tinular,ganti aja,dsr org serakah
ingin meraup keuntungan dgn melencengkan sejarah
org bodoh g tau sejarah bikin flm